Tuesday, April 8, 2014

Ahok ingin pedagang Kaki limo mundur 1,5 meter


Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan untuk mundur sekitar 1,5 meter dari tempat PKL berdagang saat ini. Hal itu bertujuan untuk memberikan trotoarnya kepada pejalan kaki yang selama ini masih diduduki para PKL.


Ahok menegaskan permintaan tersebut mengacu kepada yang pernah dilakukan Pemprov DKI di kawasan pedagang tanaman hias, Senayan, Jakarta Pusat. "Kemarin dalam rapat kita sudah sampaikan kepada wali kota. Jadi, di sana mereka harus mundurlah 1,5 meter seperti yang di Senayan supaya orang jalan kaki bisa lewat," kata Ahok di Balai Kota, Selasa (8/4).

Ahok menegaskan, para PKL Pasar Rumput tersebut nantinya akan disediakan tempat di pasar terpadu yang akan dibangun dengan rumah susun oleh PD Pasar Jaya. Namun, pembangunan pasar tersebut masih harus menunggu izin dari Kementerian Perumahan.

"PD Pasar Jaya kan mau bangun pasar terpadu di bawah rusun. Sekarang masih nunggu izin dari Kementerian Perumahan. Nanti kita harapkan para pedagang ini masuk ke sana," kata dia.

Pasar Rumput menjadi salah satu titik kemacetan yang ada di Jakarta. Lantaran, bahu jalan dan trotoar digunakan para PKL untuk menjajakan lapaknya. Kemacetan tersebut juga disebabkan banyaknya pengendara kendaraan bermotor yang parkir di depan PKL dan menghabiskan hampir setengah bagian jalan.

0 comments:

Post a Comment