Ketua Partai Golkar dan calon presiden Aburizal Bakrie mengatakan dia siap untuk menjatuhkan upayanya untuk menjadi presiden dan akan bertujuan untuk wakil presiden untuk memungkinkan partai untuk bergabung dengan koalisi yang ada dipimpin oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI - P ) dan Partai Gerindra .
Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan tertutup di sela-sela pemimpin nasional partai pertemuan ( Rapimnas ) pada hari Minggu , Aburizal mengatakan hal itu disepakati dalam pertemuan Golkar untuk membatalkan mandat diambil dalam pertemuan 2.012 pemimpin untuk secara resmi mencalonkan dia sebagai calon presiden partai .
" The Rapimnas memutuskan untuk memberikan ketua partai Aburizal Bakrie kesempatan untuk memutuskan apakah dia akan baik calon presiden atau wakil presiden . Pertemuan juga sepakat untuk memberikan mandat penuh kepada dia untuk membuat keputusan tentang pembentukan koalisi antara Golkar dan partai-partai lainnya , " kata Aburizal saat membacakan hasil pertemuan itu .
" Oleh karena itu , setiap keputusan yang diambil selama Rapimnas tahun 2012 tidak berlaku lagi , " ia melanjutkan .
Ketua Deputi Agung Laksono mengatakan para pemimpin partai menghadiri pertemuan mengatakan mereka akan lebih memilih untuk bergabung dengan koalisi yang ada dipimpin baik oleh PDI - P atau Gerindra bukan menciptakan koalisi baru .
" Ini akan menjadi tidak mungkin bagi kita untuk mendirikan sebuah koalisi baru , sehingga Pak ARB [ Aburizal ] siap untuk mundur dari pencalonan presiden dan menjadi calon wakil presiden . Tidak peduli apa jenis perjanjian akan tercapai dengan pihak lain , kami berharap Pak ARB akan tetap menerima posisi hormat , " kata Agung .
" Kami juga siap untuk mendukung anggota terbaik untuk posisi menteri yang harus ia [ Aburizal ] kehilangan tawaran untuk posisi wakil presiden , " tambahnya .
Sunday, May 18, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment