Friday, May 2, 2014

Pemkab Purbalingga Siapkan Titik Pengungsian

Pemkab Purbalingga bersama jajaran TNI dan Polri, telah menyiapkan lokasi titik kumpul dan titik pengungsian di tiga wilayah kecamatan terdampak. Dalam rilis yang diterima, tiga wilayah kecamatan yang saat ini disiapkan meliputi Kecamatan Karangreja, Kutasari dan Mrebet.

Untuk Kecamatan Karangreja, pihak TNI menyiapkan jalur evakuasi menuju titik kumpul dan titik pengungsian. Titik kumpul tersebut berada di Balai Desa Kutabawa, Pasar Pratin dan Masjid Baitussalam. Sedangkan titik pengungsian kecamatan yang disiapkan untuk warga desa Kutabawa meliputi GOR Lestari, Lapangan Bola Kecamatan Karangreja, Lapangan SDN 1 Karangreja, Lapangan SPBU Karangreja, SMP N 1 Karangreja, SMP N 3 Karangreja, Lapangan Tlahab Kidul dan Lapangan Bola Tlahab Lor.

Kemudian untuk warga Desa Serang, titik kumpul ditetapkan di Balai Desa Serang dan Masjid Uswatun Khasanah. Titik pengungsiannya, disiapkan di enam lokasi yakni di Puskesmas Serayu Larangan, SMP N 2 Mrebet, SMP N 3 Mrebet, Lapangan Bola Serayu Larangan, Lapangan Pagerandong, dan Lapangan Bola Lambur. Sedangkan, jalur evakuasi dan titik pengungsi di Kecamatan Kutasari meliputi desa Karangjengkol, Candinata dan Desa Cendana.

Titik pengungsian untuk warga desa Karangjengkol meliputi Bumi Perkemahan Munjuluhur, SMP N 2 Kutasari dan Lapangan Desa Kutasari. Untuk titik pengungsian di tiga desa wilayah Kecamatan Mrebet, meliputi Desa Sangkanayu. Kemudian titik pengungsian warga Desa Pengalusan berada di Lapangan Pengalusan, Lapangan Onje, SMK N 2 Purbalingga, SDN Mrebet dan SMP N Mrebet. Sedangkan di Desa Binangun titik pengungsian berada di Lapangan Mangunegara, Lapangan Karangnangka, SDN Mangunegara, Balai Desa Mangunegara dan SDN 1 Karangnangka.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Imam Subijakto, usai rapat koordinasi di Markas Kodim 0702 Purbalingga, Jumat (2/5), mengatakan saat ini Pemkab Purbalingga melakukan upaya antisipasi dengan berbagai pihak. "Sejak kemarin (30/4), kita telah mengkoordinasikan seluruh SKPD dan jajaran di wilayah Purbalingga untuk bersiaga. Termasuk melakukan inventarisir logistik, sarana prasarana dan data penduduk terdampak bencana," ungkap Imam.

Menurut Imam, seluruh wilayah terdampak erupsi Gunung Slamet akan melakukan gladi posko di tingkat kecamatan, terutama untuk kecamatan-kecamatan yang belum melakukan latihan penanganan bencana erupsi Gunung Slamet. Sejauh ini, latihan penanganan bencana baru diadakan di posko Kecamatan Karangreja.

"Rencananya pada Selasa (7/5) kita adakan gladi posko lagi. Khususnya untuk posko kecamatan Kutasari dan selanjutnya kecamatan lainnya. Saya berharap gladi diikuti oleh seluruh masyarakat yang dimungkinkan terdampak bencana," jelas Imam.

0 comments:

Post a Comment